Postingan

Productivity Evaluation Tree (PET) - Manajemen Kinerja SDM

Productivity Evaluation Tree (PET) Productivity Evaluation Tree (PET) adalah sebuah metode analisis yang digunakan untuk mengevaluasi produktivitas suatu organisasi, tim, atau individu dengan memecah konsep produktivitas menjadi komponen-komponen yang lebih kecil dan lebih terukur. Metode ini menggunakan struktur berbasis pohon untuk memvisualisasikan hubungan antara berbagai faktor yang mempengaruhi produktivitas, sehingga memungkinkan organisasi untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang kinerja mereka dan mengidentifikasi area-area di mana perbaikan dapat dilakukan. Model PET Model Productivity Evaluation Tree (PET) adalah representasi visual dari berbagai komponen yang memengaruhi produktivitas suatu sistem, organisasi, tim, atau individu. Model ini menggunakan struktur berbasis pohon untuk memecah konsep produktivitas menjadi elemen-elemen yang lebih kecil dan lebih terukur. Berikut adalah penjelasan lebih rinci tentang model PET: • Struktur berbasis pohon (PET) • No...

Implementasi Pengukuran Produktivitas Total - Manajemen Kinerja SDM

Gambar
Implementasi Pengukuran Produktivitas Total Menurut Sedarmayati (2018) berpendapat bahwa produktivitas adalah perbandingan hasil yang dicapai dan peran serta pegawai persatuan waktu.  Menurut Riyanto dalam Elbandiansyah (2019:250), produktivitas adalah perbandingan antara hasil yang dicapai (output) dengan keseluruhan sumber daya yang diperlukan (input).  Menurut Martono (2019) produktivitas merupakan rasio antara besaran volume output terhadap besaran input yang digunakan. Dari beberapa pendapat ahli yang sudah disampaikan diatas, dapat disimpulkan bahwa produktivitas adalah rasio perbandingan antara hasil dan sumber daya yang diperlukan untuk memperoleh hasil tersebut. Dimana sumber daya disini dapat berupa sumber daya manusia, mesin, keuangan, bahan baku dan lainnya.  Manfaat Pengukuran Produktivitas Total Strategi untuk meningkatkan produktivitas dapat ditetapkan berdasarkan tingkat kesenjangan produktivitas antara tingkat produktivitas yang direncanakan dan tingkat p...

Pendekatan Pengukuran Produktivitas Di Level perusahaan - Manajemen Kinerja SDM

Pengambilan Keputusan Menurut Smith dan Wekeley (1995), produktivitas adalah produksi atau output yang dihasilkan dalam satu kesatuan waktu untuk input. Produktivitas didefinisikan sebagai hubungan antara input dan output suatu sitem produksi. Secara umum produktivitas dapat diartikan sebagai ukuran seberapa optimal sumber daya yang digunakan secara bersama-sama dalam sebuah perusahaan. Jika lebih banyak output yang dihasilkan dengan input yang sama, maka disebut terjadi peningkatan produktivitas. Begitu juga kalau input yang lebih rendah dapat menghasilkan output yang tetap, maka produktivitas dikatakan meningkat. Perilaku Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas secara umum diantaranya adalah sebagai berikut: Faktor tenaga kerja. Tenaga kerja dalam produktivitas merupakan faktor yang sangat penting, karena dengan tenaga kerja yang terdidik lebih sehat dan lebih bergizi dan berketerampilan akan meningkatkan semangat untuk bekerja. Fak...

Pengukuran Produktivitas Level Organisasi Secara Umum - Manajemen Kinerja SDM

Pengukuran Produktivitas Level Organisasi Secara Umum Produktivitas secara umum didefinisikan sebagai rasio perbandingan antara keluaran terhadap masukan (sumberdaya). Konsep produktivitas yang di sampaikan olehada dua yaitu terkait dengan besarnya sumberdaya yang digunakan untuk memperoleh hasil serta tingkat usaha yang diberikan dalam rangka mencapai hasil optimal dengan sumberdaya minimal. Ruang lingkup produktivitas dibagi menjadi empat yaitu lingkup nasional, industri, organisasi serta perorangan. Ada tiga variabel terkait dengan produktivitas yaitu tenaga kerja, modal dan manajemen. Manajemen disebutkan oleh, merupakan variabel yang memiliki kontribusi paling besar terhadap peningkatan produktivitas.  Siklus Produktivitas Sumant ( 1998 ) memperkenalkan suatu konsep formal yang disebut sebagai siklus produktivitas (productivity cycle) untuk dipergunakan dalam usaha peningkatan produktivitas terus-menerus. Konsep siklus produktivitas yang dikemukakan ini terdiri dari empat taha...

Pengukuran Produktivitas Industri Secara Umum - Manajemen Kinerja SDM

Pengukuran Produktivitas Industri Secara Umum Produktivitas berasal dari kata bahasa Inggris productivity yang merupakan gabungan dari dua kata, yaitu product dan activity. Secara umum, produktivitas adalah kemampuan setiap orang, sistem, atau suatu perusahaan dalam menghasilkan produk barang atau jasa dengan cara memanfaatkan sumber daya secara efektif dan efisien. Heny Kuswanti Daryanto berpendapat bahwa produktivitas adalah konsep yang merefleksikan hubungan antara hasil produk dengan sumber daya yang dibutuhkan untuk menghasilkan produk tersebut. Jenis - Jenis Produktifitas Produktivitas Parsial: Produktivitas parsial mengukur tingkat efisiensi atau produktivitas dari satu faktor produksi tertentu, seperti tenaga kerja, modal, atau input lainnya. Contohnya, produktivitas tenaga kerja dapat dihitung dengan membandingkan output yang dihasilkan dengan jumlah tenaga kerja yang digunakan. Produktivitas Total Faktor (Total Factor Productivity/TFP): Produktivitas total faktor mengukur efi...

Model-Model Pengukuran Kinerja - Manajemen Kinerja SDM

Model-Model Pengukuran Kinerja Pengukuran kinerja adalah tindakan pengukuran yang dilakukan terhadap berbagai aktivitas dalam rantai nilai yang ada pada perusahaan. Hasil pengukuran tersebut kemudian digunakan sebagai umpan balik dalam bentuk tindakan yang efektif dan efisien dan akan memberikan informasi tentang prestasi pelaksanaan suatu rencana dan titik dimana perusahaan memerlukan penyesuaian- penyesuaian atas aktivitas perencanaan dan pengendalian. Tujuan Pengukuran Kinerja Mengetahui tingkat ketercapaian tujuan organisasi Menyediakan sarana pembelajaran pegawai Memperbaiki kinerja periode-periode berikutnya Memberikan pertimbangan yang sistematik dalam pembuatan keputusan, pemberian penghargaan dan hukuman Memotivasi Pegawai Menciptakan akuntabilitas publik Syarat Pengukuran Kinerja Menurut Mutia (2009), terdapat syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam pengukuran kinerja, yaitu : Spesifik dan jelas untuk menghindari kesalahan interpretasi.  Dapat diukur secara obyektif baik ...

Key Performance Indicator - Manajemen Kinerja SDM

Key Performance Indicator  KPI (Key Performance Indicator) atau disebut juga Indikator Kinerja Utama adalah nilai terukur yang menunjukkan seberapa efektif organisasi mencapai tujuan bisnis utama. Indikator ini secara khusus membantu menentukan pencapaian strategis, keuangan, dan operasional perusahaan. Jenis KPI Financial. KPI financial adalah bentuk indikator kinerja terpenting yang terkait dengan semua hal tentang keuangan.  Non Financial. KPI Non-Financial adalah jenis KPI yang bentuknya tidak secara langsung dapat memengaruhi keuangan suatu perusahaan. Manfaat Penerapan KPI Melalui metode KPI maka kinerja setiap pegawai dapat dievaluasi secara lebih obyektif dan terukur, sehingga dapat mengurangi unsur subyektivitas yang sering terjadi dalam proses penilaian kinerja pegawai. Melalui penentuan key performance indicators (KPI) secara tepat, setiap pegawai juga menjadi lebih paham mengenai hasil kerja yang diharapkan darinya. Hal ini akan mendorong pegawai bekerja lebih opti...