Pengukuran Produktivitas Industri Secara Umum - Manajemen Kinerja SDM

Pengukuran Produktivitas Industri Secara Umum

Produktivitas berasal dari kata bahasa Inggris productivity yang merupakan gabungan dari dua kata, yaitu product dan activity. Secara umum, produktivitas adalah kemampuan setiap orang, sistem, atau suatu perusahaan dalam menghasilkan produk barang atau jasa dengan cara memanfaatkan sumber daya secara efektif dan efisien.

Heny Kuswanti Daryanto berpendapat bahwa produktivitas adalah konsep yang merefleksikan hubungan antara hasil produk dengan sumber daya yang dibutuhkan untuk menghasilkan produk tersebut.

Jenis - Jenis Produktifitas

  • Produktivitas Parsial: Produktivitas parsial mengukur tingkat efisiensi atau produktivitas dari satu faktor produksi tertentu, seperti tenaga kerja, modal, atau input lainnya. Contohnya, produktivitas tenaga kerja dapat dihitung dengan membandingkan output yang dihasilkan dengan jumlah tenaga kerja yang digunakan.
  • Produktivitas Total Faktor (Total Factor Productivity/TFP): Produktivitas total faktor mengukur efisiensi penggunaan semua faktor produksi yang digunakan dalam suatu proses produksi, termasuk tenaga kerja, modal, dan sumber daya lainnya. TFP memberikan gambaran holistik tentang produktivitas keseluruhan suatu organisasi atau ekonomi.
  • Produktivitas Total: Produktivitas total adalah ukuran dari efisiensi keseluruhan suatu sistem atau organisasi dalam menghasilkan output. Ini mencakup semua faktor produksi dan proses produksi yang digunakan untuk menciptakan nilai tambah. Produktivitas total sering kali digunakan untuk mengukur kinerja keseluruhan suatu perusahaan atau ekonomi.

Faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas 

  • Pendidikan: Pendidikan yang lebih tinggi dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan, yang dapat meningkatkan produktivitas dalam pekerjaan tertentu.
  • Kesehatan Jasmani dan Rohani: Karyawan yang sehat secara fisik dan mental cenderung lebih produktif karena mereka memiliki energi yang lebih tinggi dan lebih sedikit absen.
  • Lingkungan Kerja: Lingkungan kerja yang nyaman, aman, dan mendukung dapat meningkatkan produktivitas dengan mengurangi gangguan dan meningkatkan konsentrasi.
  • Faktor Manajerial: Manajemen yang efektif dan efisien dapat meningkatkan produktivitas dengan mengatur tugas-tugas secara efektif, memberikan arahan yang jelas, dan memberikan dukungan yang diperlukan kepada karyawan.
  • Motivasi: Karyawan yang termotivasi cenderung lebih produktif. Motivasi dapat berasal dari berbagai sumber, termasuk imbalan finansial, pengakuan, dan kepuasan intrinsik dari pekerjaan itu sendiri.
  • Peralatan yang Digunakan: Peralatan yang baik dan modern dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Peralatan yang rusak atau usang dapat menghambat produktivitas dengan memperlambat proses kerja.

Unsur-unsur produktivitas

  • Efesiensi. Produktivitas sebagai rasio output/input merupakan ukuran efisiensi pemakaian sumber daya (input). 
  • Efektivitas. Efektivitas merupakan suatu ukuran yang memberikan gambaran seberapa jauh target yang dapat tercapai baik secara kuantitas maupun waktu.
  • Kualitas. Secara umum kualitas adalah ukuran yang menyatakan seberapa jauh pemenuhan persyaratan, spesifikasi, dan harapan konsumen

Pengukuran Produktivitas 

Secara umum, produktivitas dapat dihitung dengan membandingkan output yang dihasilkan dengan input yang digunakan. Formula umum untuk mengukur produktivitas adalah:

Produktivitas = Output / Input

Di mana:
- Output adalah hasil atau hasil akhir dari proses produksi atau kegiatan.
- Input adalah sumber daya atau faktor produksi yang digunakan dalam proses produksi atau kegiatan.

Pengukuran produktivitas melalui pendekatan rasio output per input adalah pengukuran yang paling sederhana dan mampu menghasilkan tiga ukuran produktivitas sebagai berikut. 

Produktivitas Parsial (Partial Productivity) 

Sering juga disebut produktivitas faktor tunggal (single factor productivity), yaitu. menunjukan produktivitas faktor tertentu yang digunakan untuk menghasilkan keluaran.

Produktifitas Bahan Baku = Keluaran / Input Bahan Baku

Produktivitas Multifaktor (Multi Factor Productivity) 

Menunjukan produktivitas output bersih terhadap banyaknya input modal dan tenaga kerja yang digunakan. Output bersih (net-output) adalah output total dikurangi output dalam proses produksi.

Produktifitas Multi Faktor = Keluaran / Beberapa Masukan

Produktivitas Total (Total Factor Productivity)

Produktivitas ini menunjukkan produktivitas dari semua faktor yang digunakan untuk menghasilkan output. Faktor tersebut adalah bahan baku, tenaga kerja, energi, modal, dan lainlainnya.

Produksi total = Output / Input faktor-faktor produksi


.

.

.

.


Sumber :

Sarjono, Haryadi. 2001. Model Pengukuran Produktivitas Berdasarkan Pendekatan Rasio Output Per Input. Vol. 2 No. 2.


Safithri, Marsha N. 2024. Produktivitas Adalah: Pengertian dan Cara Menghitungnya (04 Mar 2024). Jakarta: Majoo Care.


Kecklojen. (2017, januari 14). PENGERTIAN PRODUKTIVITAS KERJA DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA. Diambil kembali dari kecklojen.malangkota.go.id: https://kecklojen.malangkota.go.id/2016/09/21/pengertian-produktivitas-kerja-dan-faktor-faktor-yang-mempengaruhinya/?amp=1 

 







Komentar